![]() |
| Rusli djued SSn |
Jika dengan tertawa kita menjadi kehilangan kendali diri, menangis membuat kita terbenam ke dasar kesadaran diri. Dalam kesedihan, kita menjadi terlalu sadar diri, kehilangan keinginan, pengakuan, harapan, maupun penghormatan.
Dada
kita dipenuhi bongkahan kesedihan yang tajam menyayat. Dan di bawah
pasangan mata yang menatap penuh iba, kesedihan semakin terasa
menyakitkan. Tanpa dapat menolak, kita terjatuh dalam penyerahan diri
secara total pada titik terendah, tanpa warna, tanpa harga diri maupun
kebanggaan.
Setiap individu pada dasarnya menginginkan segala aktivitasnya selalu berjalan lancar. Manakala aktivitasnya tidak ada hambatan, maka mereka akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, manakala denyut kehidupan tidak begitu lancar, maka mereka akan merasakan kesedihan.
Setiap individu pada dasarnya menginginkan segala aktivitasnya selalu berjalan lancar. Manakala aktivitasnya tidak ada hambatan, maka mereka akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, manakala denyut kehidupan tidak begitu lancar, maka mereka akan merasakan kesedihan.
Ibarat sebuah roda yang selalu berputar, tidak hanya selalu berada di atas, tetapi adakalanya juga berada di bawah. Manakala setiap individu merasakan kebahagiaan, mereka biasanya akan tertawa lepas.
Begitu juga, apabila
seseorang merasa kesedihan, mereka cenderung akan menangis. Meski
demikian, kebahagiaan tidak selalu cenderung dengan tertawa, dan
menangis juga tidak selalu menunjukkan kesedihan.
Kebanyakan orang berpendapat positif bahwa tertawa merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan. Dengan tertawa, individu tidak akan merasakan stres yang dapat mengganggu kesehatan. Sehingga, tertawa dapat menetralisir pikiran yang lagi galau.
Kebanyakan orang berpendapat positif bahwa tertawa merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan. Dengan tertawa, individu tidak akan merasakan stres yang dapat mengganggu kesehatan. Sehingga, tertawa dapat menetralisir pikiran yang lagi galau.
Namun, tertawa
dapat juga memberikan efek yang buruk. Hal ini bukan berarti efek buruk
bagi kesehatan, tetapi dalam hal kehidupan setelah didunia. Kadangkala,
seseorang yang selalu tertawa berlebihan, mereka umumnya akan melupakan
syukur atas anugerah Tuhan YME. Manakala mereka tidak mesyukuri atas
segala nikmat yang mereka berikan, maka mereka berpotensi lalai akan
Tuhan YME.
Sebaliknya, menangis merupakan
luapan emosi seseorang atas suatu peristiwa yang tengah dialami.
Menangis tidak hanya identik dengan kesedihan tetapi juga bisa menangis
terharu karena mendapat kebahagiaan. Menangis dapat memberikan efek
positif tidak hanya bagi kesehatannya, tetapi juga dapat menjadi amalan
seseorang.
Pasalnya, mereka yang menangis akan selalu mengingat ALLAH SWT karena syukur atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya. Nikmat tidak hanya dalam bentuk kebahagiaan tetapi juga nikmat atas kesedihan yang telah membuat individu untuk selalu mengingat Tuhan YME.
Sebagai contoh wujud syukurnya, mereka akan selalu berdzikir kepada ALLAH SWT. Apabila dilihat dari kacamata ilmu psikologi, tertawa dapat memberikan efek positif bagi tubuh untuk melepaskan semua beban yang ada.
Namun demikian, tertawa berlebihan tidak akan membuat seseorang bisa melepas semua bebannya. Bisa dikatakan, menangis jauh lebih baik daripada selalu tertawa lepas yang tak terkendali.
Pasalnya, apabila mereka ingin keluar dari sebuah masalah maka mereka hendaknya selalu berdzikir menangis meminta pertolongan ALLAH SWT.Begitu pula, manakala mereka merasa bahagia, mereka hendaknya berdzikir, menangis mensyukuri atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan YME.
Pasalnya, mereka yang menangis akan selalu mengingat ALLAH SWT karena syukur atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya. Nikmat tidak hanya dalam bentuk kebahagiaan tetapi juga nikmat atas kesedihan yang telah membuat individu untuk selalu mengingat Tuhan YME.
Sebagai contoh wujud syukurnya, mereka akan selalu berdzikir kepada ALLAH SWT. Apabila dilihat dari kacamata ilmu psikologi, tertawa dapat memberikan efek positif bagi tubuh untuk melepaskan semua beban yang ada.
Namun demikian, tertawa berlebihan tidak akan membuat seseorang bisa melepas semua bebannya. Bisa dikatakan, menangis jauh lebih baik daripada selalu tertawa lepas yang tak terkendali.
Pasalnya, apabila mereka ingin keluar dari sebuah masalah maka mereka hendaknya selalu berdzikir menangis meminta pertolongan ALLAH SWT.Begitu pula, manakala mereka merasa bahagia, mereka hendaknya berdzikir, menangis mensyukuri atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan YME.
Seperti
gambaran di atas, tertawa berlebihan dapat memberikan pengaruh negatif
terhadap kehidupan seseorang. Salah satunya terhadap keselamatan
individu baik di dunia maupun di akherat karena tertawa dapat membuat
seseorang lalai kepada Tuhan YME. Berbagai efek negatif tersebut sebagai
berikut membuat hati individu menjadi mati, sehingga tidak dapat
mengenal ALLAH SWT.
Tertawa dan menangis
memiliki makna yang sangat berpengaruh bagi kehidupan individu. Hal
tersebut memberikan gambaran akan kebahagiaan dan kesusahan tidak hanya
di dunia, tetapi juga diakherat. Pertama, Kegembiraan dan suka cita yang
berlebihan tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, kenikmatan dunia
hanya bersifat fana. Hal ini dalam artian manusia tidak akan hidup
selamanya di dunia. Mereka hanya hidup sementara.
Bisa
dikatakan mereka menumpang hidup di dunia dalam waktu tertentu. Di satu
sisi, Apabila mereka selalu bersuka cita berlebihan ketika hidup di
dunia, tetapi mereka akan menderita di akherat apalah artinya
kegembiraan tersebut.
Pasalnya, duka dan penderitaan di akherat akan selamanya. Sebaliknya, mengenai tangis, manakala mereka selalu menangis sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME, mereka akan selalu dilipatgandakan rezekinya di dunia, dan mereka akan memperoleh keselamatan di akherat.
Pasalnya, duka dan penderitaan di akherat akan selamanya. Sebaliknya, mengenai tangis, manakala mereka selalu menangis sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME, mereka akan selalu dilipatgandakan rezekinya di dunia, dan mereka akan memperoleh keselamatan di akherat.
Dalam pada itu,
golongan orang-orang yang akan menjadi calon penghuni surga adalah yang
sedikit tertawa. Menggunakan waktu sebaik mungkin tatkala hidup didunia
dengan tidak tertawa lepas. Menangis dalam kebahagiaan dan kesusahan
dapat menyelamatkan kehidupan individu di dunia dan di alam akherat.
Hal
ini dalam artian mereka akan selalu mengingat ALLAH SWT. Kebahagiaan
yang abadi adalah kebahagiaan di akherat. Manakala setiap individu
menangis karena ALLAH SWT, maka mereka akan bahagia di akherat.
Pasalnya, ALLAH SWT akan memberikan surga indah bagi manusia yang selalu
mengingat-Nya setiap detik waktu berjalan. Bagaimana anda
menyikapinya.....?
